Cara pengolahan jamur tiram yang unik
- Dapat dijadikan jus yang digabung dengan buah
Jamur tiram dapat digabungkan dengan sayuran hijau dan buah buahan
agar peningkatan cita rasa dan nutrisinya dapat dirasakan secara
optimal. Dengan kata lain Jamur tiram dapat juga dikukus dan digabung
untuk jus buah. Namun untuk mencampur jamur tiram, hendaknya jangan
terlalu banyak agar rasa asam manis dari buah tidak hilang.
- Dapat dibuat sebagai pepes
Jamur tiram dapat juga dikukus dan dibungkus dengan daun tiram. Bumbu
yang dipakai adalah bawang putih, garam dan sedikit cabai (telur ayam
yang dihaluskan lalu digulung bersama jamur yang di kukus, kemudian
olesi dengan minyak zaitun secukupnya). Makanan ini dapat dikonsumsi
sebagai pepes yang bernutrisi bagi anak anak yang menginginkan
kecerdasannya meningkat.
- Dapat dibuat menjadi tumisan sayur jamur dan Sawi hijau
Menggabungkan jamur tiram dengan daun caesim atau sawi hijau dengan
cara dioseng oseng , bumbu yang disarankan adalah bawang putih, bawang
merah, garam, minyak zaitun dan beberapa irisan cabe dan wortel sesuai
keinginan. Menu sederhana ini cukup diminati anak, karena memiliki cita
rasa yang gurih dan lezat. Jamur tiram itu memiliki struktur yang kenyal
jika dikunyah seperti rasa daging ayam pada umumnya.
- Dapat dibuat menjadi dadar jamur tiram
Ketika membuat dadar telur sebaiknya masukan ptongan potongan kecil
dari jamur tiram yang sebelumnya sudah dikukus. telur dadar akan semakin
terasa lezat dan lebih menggoda anak anak untuk rajin menyantapnya.
Berikan makanan ini pada untuk maka siangnya di sekolah.
- Sebagai pelengkap sayur kembang pepaya
Bagi yang suka dengan tumisan sayur kembang pepaya, dapat dicampurkan
dengan potongan kecil dari jamur tiram sesuai dengan selera, rasakan
bahwa cita rasa rasanya akan semakin nikmat. Agar lebih enak masukkan
jamur tiram dengan jumlah yang agak banyak daripada kembang pepaya agar
rasa pahitnya menjada netral dan berkurang.
Jamur tiram sudah diperbolehkan dikonsumsi balita pada usia berapa?
Pada balita yang berusia 3 sampai 5 tahun sudah diperbolehkan untuk
menyantap jamur tiram. Kemudian diolah dengan perebusan atau pengukusan
yang membutuhkan waktu sedikit lebih lama agar jamur menjadi lebih lunak
dan dapat dikunyah oleh balita tanpa menimbulkan masalah pada
pencernaannya.
Pada balita yang baru pertama kali diberi jamur tiram sebaiknya
buatlah bubur yang dicampur dengan jamur tiram yang sebelumnya sudah
dikukus. Semakin lama pencernaannya akan dapat menyesuaikan pada nutrisi
yang terdapat pada jamur tersebut. pada akhirnya balita akan mulai
menyukai jamur tiram tanpa harus dipaksa untuk menyantapnya. Protein
tingginya sudah cukup untuk pemenuhan kebutuhan gizi satu harinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar